Bapa

12 Februari

kembali aku coba rangkaikan untukmu

kalimat-kalimat yang tidak mungkin sampai

tetap ingin aku tuliskan

“wilujeng milangkala Bapa”

kata yang entah kapan kau dengar

maaf, aku memang tidak pandai mengungkap

maaf, kau tidak seberuntung ayah lain

tidak ada kue, lilin, dan kado di tanggal lahirnmu

aku belajar padamu

itu pembelaanku 🙂

tetapi kau tau namamu tidak pernah luput dalam do’aku

seperti yang kau lakukan untukku kan?

semoga Bapa sehat selalu

semoga hidup Bapa diberkahi Allah

semoga Bapa semakin sayang kami,

Mamah, teteh, Aa, Dede

semoga…

semoga Bapa masih sanggup menunggu

terima kasihku yang tak kunjung datang

: “hatur nuhun Bapa”

Advertisements

2 thoughts on “Bapa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s