Soal Kita

CAM00377

Baiklah, aku menyesal soal ruang dan waktu yang ku kira itu tidak perlu dirisaukan. Nyatanya aku terlalu lemah untuk itu, tidak bisa memutus jarak ratusan kilometer antara kita. Ah, mungkin aku terlalu egois. Selalu menuntut dan menunggu.

Yakin perbedaan ruang ini tidak mengapa? Sementara di sekitar kita selalu banyak orang baik yang siap membahagiakan. Kamu lihat bayangnya di sisimu, sesekali tangannya menguatkanmu, bisa tertawa bersama, tau beda raut muka yang mulai tak tenang, yaa menemani dengan nyata.

Ada satu hal yang hingga kini masih berputar di otak bebalku. Tentang rencana itu. Aku bilang dua tahun, kau meneruskan tujuh tahun.

Hei, mana ada aku di rencana itu! Harus aku menyerah sekarang? Sementara kamu semakin manis. Cari aku di langit, begitu katamu.

Sudahlah mungkin belum waktunya. Tak mengapa. Jika langkahmu masih berat untuk menjemput biar aku yang mengejar. Semangat berjuang ya!

Advertisements

2 thoughts on “Soal Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s