malu

Aku menjadi cacing

Malu tak memakai kain
Hanya bisa diam dalam tanah
Aku nakal, menunjukkan mata pada dunia
Wow, sisa kebakaran!
Kesalku menggunung pada malu
Hari ini angin malu berhembus
Tak menebarkan benih kehidupan
Tidak ada makhluk baru di tempat lain
Tak membawa benih bunga
Tak ada indah di ladang baru
Tak kudengar apapun
Jelas aku tidak tuli
Duniaku sepi
Mungkin angin lupa berhembus sejenak
Entah malu
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s