Reinkarnasi, ada???

halloo….
pusing nih disuruh essay b. inggris 2000 kata. awalnya saya mau nulis tentang ulat bulu si imut yang saya benci :), tapi katanya harus argumentative essay. akhirnya saya putuskan milih reinkarnasi. bener gak ya sama tugasnya?? anggap iya deh..hehe
hayoo, pada percaya gak reinkarnasi ada?? baca dulu deh tulisan yang ngambil bahan di mbah google ini (maaf saya lupa ng-copy sumbernya..hehe) sebenernya mau saya translate buat tugas akhir, ini versi Indonesianya, bantu translate ke bahasa inggris dong 😀 *gabisabahasainggris*.
chek this out..ahahaha

Ketika saya masih menjadi siswa kelas tiga sekolah menengah atas, guru bahasa Inggris saya, ibu Yulia Susantimenceritakan tentang seorang anak laki-laki yang memiliki ingatan tentang keadaan suatu tempat di masa lalu. Secara logika, hal tersebut tidak mungkin terjadikarena anak tersebut masih kecil dan belum lahir saat tempat  yang dimaksud kondisinya seperti yang diceritakan. Lalu muncul pertanyaan dalam otak saya, “ mungkinkah ingatan anak tersebut sudah hidup sebelum ia lahir?”. Jika iya, maka telah terjadi perpindahan ruh dari jasad sebelumnyake dalam tubuh anak tersebut, hal inilah yang disebut sebagai reinkarnasi. Meskipun reinkarnasi dianggap sebagai wujud keadilan Tuhan, dan banyak kepercayaan yang menyatakan reinkarnasi itu ada, serta banyak penelitian membenarkan terjadinya reinkarnasi tetapi reinkarnasi tidak ada karena dalam ajaran Islam menyebutkan bahwa manusia hanya mengalami sekali kematian, kemudian ruhnya kembali kepada Allah Swt., adanya hari kebangkitan, dan seluruh amal manusia dibalas di kehidupan akhirat.
Reinkarnasi disebut sebagai salah satu wujud keadilan Tuhan. Orang-orang yang meyakini adanya reinkarnasi percaya bahwa kehidupan yang sekarangmerupakan masa pembalasan atas perbuatan di kehidupan sebelumnya. Dengan adanya reinkarnasi, mereka berkeyakinan bisa masuk surga jika semua dosa yang mereka perbuat sudah dibalaskan di dunia. Seorang tokoh dalam bidang kedokteran tradisional Tiongkok, Li Youfu yang juga pernah menjadi pakar riset di Badan Riset Ilmu Anatomi Manusia Tiongkok melakukan penelitian terhadap anak-anak yang mempunyai kemampuan melihat masa lalu, serta memiliki kemampuan teleportasi yang kuat. Anak-anak yang tidak pernah bertemu muka satu sama lain sebelumnya, diminta untuk melihat kehidupan seseorang.
Contoh kasusnya adalah seorang putri yang cacat tangannya terlindas kereta api hingga tangannya putus. Menurut seorang anak dari Beijing yang melihat masa lalu sang putri mengatakan bahwa putri ini dulunya adalah seekor hewan yang sangat buas dan telah melakukan banyak kejahatan dengan kedua tangannya sehingga pada kehidupan yang sekarang sang putri  harus merasakan semua hutang-hutang karmanya. Dan anak lain dari Guangzhou menceritakan hal yang sama dengan yang dikatakan anak dari Beijing dan menambahkan pada kehidupan yang sekarang sang putri jauh lebih baik hati dang mungkin akan mendapat Buah Sejati pada kehidupan yang sekarang. Ada lagi seorang anak yang menceritakan lebih jelas tentang masa lalu sang putri yang mengatakan bahwa pada kehidupan sebelumnya sang putri adalah seekor kelabang yang melatih diri hingga memiliki kekuatan gaib semua kakinya berubah menjadi putih dan banyak membunuh orang sehingga saat terlahir pada kehidupan yang sekarang tangannya sangat putih. Hal itu diakui oleh sang putri yang membenarkan saat lahir kedua lengannya memang sangat putih dan indah.
Kasus lainnya adalah seorang pasien Li Youfu yang merasakan sakit yang amat sangat pada bagian pinggang hingga kakinya, namun setelah diperiksa tidak  terdeteksi  penyakit apapun. Kemudian, setelah “dilihat masa lalunya”, diketahui bahwa pada kehidupan sebelumnya orang tersebut merupakan seorang pejabat yang suka menganiaya orang lain. Sehingga, pada kehidupannya yang sekarang ia merasakan sakit yang pernah dirasakan oleh korban-korbannya di masa lalu.
Dalam agama Hindu dikenal adanya suatu hukum yang disebut Karma Pala, yaitu hukum sebab akibat, hukum aksi reaksi, hukum usaha dan hasil yang berlaku untuk seluruh alam semesta. Setiap terjadi suatu peristiwa atau kejadian pasti melalui suatu proses, demikian pula kehidupan umat manusia, sebelum manusia lahir pasti ada suatu proses, menurut kepercayaan agama Hindu bahwa kelahiran manusia adalah suatu proses reinkarnasi atau Punarbawa (Samsara).Melalui Atman sebagai percikan Brahman, makluk dapat menikmati kehidupan.Akibat Atman maka ada kehidupan didunia ini dan Atman dalam proses menghidupkan akan berpindah-pindah dan berulang-ulang dengan menggunakan badan yang berbeda-beda melalui reinkarnasi (punarbawa/samsara) yaitu penjelmaan kembali sebagai makluk.
Reinkarnasi dalam kehidupan umat Hindu dapat dibuktikan dalam melakukan upacara maupun kehidupannya. Pertama, umat Hindu disamping percaya adanya Panca Srada sebagai Tatwa atau filsafat agama Hindu juga melakukan ritual  keagamaan. Dalam ritual keagamaan, umat Hindu percaya adanya Panca Yadnya yang terdiri dari Dewa Yadnya yaitu pemujaan kepada Hyang Whidi Wasa, Pitra Yadnya pemujaan kepada leluhur, Resi Yadnya pemujaan kepada para resi atau pandita, Buta Yadnya pemujaan kepada seluruh makluk hidup dan terakhir Manusa Yadnya pemujaan terhadap keselamatan umat manusia. Dengan adanyakepercayaan Pitra Yadnya yaitu memberikan korban suci terhadap leluhur, hal itu menunjukkankepercayaan bahwa leluhur masih hidup didunia yang halus (lain loka) dan nanti akan lahir kembali dengan badan lain. Kedua, umat Hindu dalam melaksanakan ajaran-ajarannya juga melakukan dana punia seperti orang menabung, karena percaya bahwa perbuatan ini akan membawa kebahagiaan setelah meninggal. Kalau manusia sudah meninggal bukan berarti atman sudah tiada, ini berarti ada kehidupan lain setelah meninggal yaitu kehidupan dilain loka (dunia).Maka setelah hidup dilain loka, tabungan yang disimpan selama hidup didunia sebelumnya dapat dinikmati yaitu balasan-balasan yang baik.
Lalu alasan lainnya adalahdalam mengarungi kehidupan ini umat Hindu berusaha menjalankan kehidupan dengan menegakkan Dharma, sebab dengan hidup selalu berlandaskan dharma akan mengurangi dosa-dosa yang pernah dilakukan pada kehidupan sebelumnya. Dengan selalu berbuat baik kepada sesama, harapannya dalam kehidupan di loka yang lain akan lebih baik. Kemudian,manusia pada umumnya selalu takut akan datangnya kematian.Manusia mencoba segala cara untuk  menjaga kesehatan dengan harapan proses kematian jangan terlalu cepat sehingga dapat lama menikmati kehidupan ini. Rasa takut manusia menghadapi kematian adalah suatu pertanda bahwa sudah banyak penderitaan lain pada kematiandalam kehidupan sebelumnya.
Alasan kelima,bayi yang baru lahir menangis, hal ini menmbuat umat Hindu percaya bahwa bayi tersebut sudah tahu bahwa hidup sebagai manusia banyak penderitaan-penderitaan akibat dari dosa-dosanya. Ini menunjukan adanya pengalaman-pengalaman dalam kehidupannya terdahulu sebelum lahir sebagai manusia pada kehidupan sekarang. Dan bayi yang baru lahir biasanya setelah beberapa hari sudah dapat menetek susu ibunya, kesediaan si bayi yang sejak baru lahir untuk menetek susu ibunya menandakan suatu pengalaman yang pernah dialami pada kehidupannya di tempat lain. Selain itu,kenyataan bahwa manusia hidup dengan berbagai kegemaran yang disebut hobi, sampai saat ini tidak dapat diteliti sebab-sebab dari kegemaran tersebut.Maka ini menunjukkan adanya pengalaman-pengalamandalam kehidupan sebelumnya yang tidak dapat diingat lagi oleh manusia.
Selain agama Hindu, dalam agam Budhha pun dipercayai adanya suatu proses kelahiran kembali (Punabbahava). Semua makhluk hidup yang ada di dalam semesta ini akan terus menerus mengalami kematian lalu hidup kembali selama makhluk tersebut belum mencapai tingkat kesucian Arahat. Alam kelahiran ditentukan oleh karma makhluk tersebut. Bila ia baik akan melahirkan dia alam bahagia, bila ia jahat ia akan terlahir di alam yang penuh penderitaan sebagai akibat dari perbuatannya. Kelahiran kembali juga dipengaruhi oleh Garuka Kamma yang artinya karma pada detik kematiannya, bila pada saat ia meninggal dia berpikirrn baik maka ia akan lahir di alam yang berbahagia. Namun sebaliknya akan terlahir di alam penderitaan,  tergantung dari karma masing-masing.
Pada saat orang-orang Tiongkok dengan kepercayaan tentang reinkarnasi paling kental mulai meninggalkan reinkarnasi dan menganggap reinkarnasi sebagai takahyul yang “anti-iptek” dan telah menyimpannya sebagai dalam catatan sejarah, orang-orang Barat mulai gencar melakukan penelitian tentang reinkarnasi. Dimulai tahun 1882 dengan didirikan Society for Psychical Research, salah satu penelitiannya adalah menyelidiki dan mengungkapkan  fenomena yang menunjukkan orang yang meninggal masih eksis jiwanya. Melalui penelitian dari tahun 1882 sampai tahun 1930, para peneliti dari badan riset tersebut telah menemukan beberapa contoh kasus kisah pribadi tentang memori kehidupan masa lampau manusia. Beberapa diantaranya telah diselidiki dan dibuktikan melalui metode yang disebut “metode tradisional”.
Penelitian tentang reinkarnasi dengan metode tradisional dilakukan oleh Ian Stevenson, tokoh simbolik riset reinkarnasi dan seorang pakar psychiater terkenal dari Universitas Virginia, Amerika.pada tahun 1960 ia mempublikasikan suatu artikel “ Bukti Memory Kehidupan Masa Lampau” yang dijadikan prolog penelitian reinkarnasi barat modern. Kemudian ia berkeliling dunia dan menemukan lebih dari 2000 kasus yang telah dipublikasikan melalui buku-buku dan puluhan tesis ilmiah. Dua buku tulisan Ian Stevenson, “ Twenty Cases Suggestive of Reincarnation” dan “Children Who Remember Previous Lives” banyak dimanfaatkan peneliti generasi selanjutnya sebagai referensi.
Buku “Twenty Cases Suggestive of Reincarnation” membuat Ian Stevenson menjadi terkenal di dunia. 20 contoh kasus reinkarnasi yang ditulis di bukunya adalah sebagian contoh kasus yang dikoleksinya dan telah diverifikasi saat ia melakukan perjalanan dari tahun 1961 sampai 1965 di India, Sri Langka, Brazil, Libanon, hingga Alaska, Amerika. Dalam bukunya ada satu contoh kasus reinkarnasi yang sangat langkadan memiliki nilai penelitian yang istimewa, Stevenson menyebutnya sebagai “Exchange Incarnation”dan ia sebenarnya adlah gejala “arwah yang kembali dengan meminjam jenazah” yang pernah tercatat dalam sejarah authentic Tiongkok.
Tetapi adanya reinkarnasi tidak dibenarkan oleh agama Islam. Menurut ajaran Islam, Allah Swt. menciptakan manusia dari bukan apa-apa lalu Allah SWT memberikan manusia kehidupan, dan hanya mengalami sekali kematian, tidak ada kehidupan masa lampau di dunia. Seperti dinyatakan dalam surat Ash-Shaffat 37: 58-59. “ maka apakah kita tidak akan mati? Melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?”. Hal ini dipertegas dalam surat Ad-Dukhan 44:56, “ mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka.”
Setelah manusia meninggal, ruhnya kembali kepada Allah SWT seperti yang tercantum dalam surat Al Ankabutayat 57, “ Tiap-tiap jiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan,”. Hal ini terlihat dalam kehidupan seorang Muslim yang mengucapakan kalimat Innalillahi wainnailaihi rajiun setiap mendapat musibah. Kalimat tersebut mengadung arti bahwa setiap jiwa akan kembali kepada Allah SWT dan jiwanya tidak kembali ke dunia untuk menebus dosa-dosa yang dilakukan dalam hidupnya dengan memasuki jasad lain, reinkarnasi.
Dalam ajaran Islam diyakini adanya Hari Kebangkitan bukan reinkarnasi. Menurut surat Al Mudatsir 74:38, “ tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya”. Ayat tersebut mengindikasikan bahwa setelah manusia mengalami kematian, akan ada waktu datangnya Hari Kebangkitan, manusia hidup kembali untuk dihisab amalnya, dan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya tetapi bukan hidup kembali di dunia. Ketika hari Kebangkitan tidak ada seorang pun yang menanggung dosa atau kesalahan yang orang lain lakukan dan seseorang tidak akan diselamatkan kecuali atas usahanya sendiri dan perbuatan yang dilakukan semasa hidupnya. Kemudian dalam surat At-Taghabun ayat 7 yang artinya “ orang-orang kafir mengira, bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Katakanlah (Muhammad), ‘Tidak demikian, demi Tuhanku, kamu pasti dibangkitkan, kemudian diberitakan semua yang telah kamu kerjakan.’ Dan Allah
Setiap perbuatan yang dilakukan manusia di dunia akan dibalas di alam kubur dan akhirat. Dan reinkarnasi merupakan pendustaan terhadap adanya hisab (penghitungan amal), akhirat, surga dan neraka yang difirmankan Allah SWT dalam Al Quran.Seperti dalam surat Yunus ayat 4, “hanya kepada-Nya kamu semua akan kembali. Itu merupakan janji Allah yang benar dan pasti. Sesungguhnya Dialah yang memulai penciptaan makhlukkemudian mengulanginya (menghidupkan kembali setelah berbangkit), agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dengan adil. Sedangkan untuk orang-orang kafir (disediakan) minuman air yang mendidih dan siksaan yang pedih karena kekafiranmu”. Menurut ayat tersebut, memang benar manusia akan bangkit kembali untuk dibalaskan setiap perbuatannya oleh Allah SWT. Namun pembalasan yang dimaksud bukan hidup kembali di dunia tetapi pembalasan di akhirat. Amal baik akan dibalas dengan ni’mat surga, sedangkan amal buruk akn dibalas dengan siksa neraka.
Kesimpulannya, memang benar semua perbuatan manusia akan dibalas, pembalasan ini akan dirasakan manusia di dunia, kehidupan di alam kubur, dan akhirat dengan adanya surga dan neraka, namun tidak melalui perpindahan ruh dari satu jasad ke jasad lain. Secara umum manusia hidup melewati 3 alam yang berbeda sebelum terjadi hari akhir, yaitu alam kandungan normalnya selama 9 bula, hidup di dunia sampai ajal tiba, kemudian alam kubur sampai kiamat terjadi. Selanjutnya manusia akan mengalami Yaumul akhir yang artinya hari yang terakhir, yaumul qiyamah artinya hari penghancuran, Yaumul hasrah, artinya hari penyesalan, Yaumul ba’ats artinya hari kebangkitan, lalu Yaumul mahsyar adalah hari berkumpul ,Yaumul hisab artinya hari perhitungan,  dan Yaumud Din artinya hari pembalasan. Hal ini menunjukkan bahwa reinkarnasi itu tidak ada walaupun banyak penelitian yang menyatakan reinkarnasi itu ada dan dianggap sebagai salah satu wujud keadilan Tuhan dan dibenarkan oleh beberapa agama. Namunsemua kejadian dalam kehidupan manusia yang tidak bisa diterima oleh akal harus disikapi dengan keimanan. Karena keimanan inilah yang akan menjadi pedoman manusia dalam meyakini bahwa setiap kejadian dalam kehidupan manusia adalah bukti kekuasaan Allah SWT.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s