lagu abah

“ sok ku bapa didoakeun, neng hati-hati, kudu fokus,”
Begitu selalu katamu setiap saya hendak pergi
“ tong loba deket jeung lalaki,tong sok nyamperkeun lalaki, fokus heula belajar”
Saat seorang kawan mengantar pulang malam itu
“ neng mah teu kudu mikiran”
Itu yang kau ucapkan saat kita berbicara kehidupan yang tak mudah
“ sing bener make baju teh”
Kaupun bisa jadi pengamat fashion ya , Bah..
“hayu jamaah”
Kau ucapkan maghrib saat saya bersiap shalat sendiri
Abah bawel,
Lihat anakmu ini
Begini payah tapi selalu kau banggakan
Seringkali membantah tapi terus kau hidupkan
Selalu merasa bersalah tanpa melakukan perbaikan
Hari ini saya sedih memikirkan abah
Bukan meratapi  nasib
Teringat dulu
Perjalanan abah : Sumatera hingga Papua
Dan sekarang menetap
Demi anakmu yang belum mengucapkan terima kasih
Bah,
Bagaimana caranya agar anakmu tak membuat kecewa?
Bahkan bisa memberi bahagia
Sepertinya rumah di Kota Baru Parahyangan bukan yang kau inginkan sesungguhnya ya, bah…
Saya berharap abah masih sanggup menunggu
Sampai saya menyatukan segala anugerah dan mengucapkan terima kasih untuk mamah, abah, aa, dede.
Selamat menunggu ya, bah..
Jangan pernah berhenti berdoa untuk anakmu ini
12 Februari
Terima kasih telah melahirkan abah…
saya mau jadi manusia yang lebih keren lagi,
biar kamu gak malu ‘punya’ saya
biar saya selalu bisa kamu banggakan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s